Main Bahasa Malaysia 中文版 Donate Search Archive Membership
Home | Organisation | Background | Women Movement | Youth Movement | GKB Club | Photo Gallery | Write to Us |

... Parti Maju Sabah (Sabah Progressive Party) .... United We Build, Together We Progress in Gabungan

Put your views, comments on how to help Sabah regain its pride


SabahTV Radio Live

Follow Sappmedia on Tweet

Borneo Herald

A little contribution goes a long way

Message

Yong Teck Lee: "This is my promise to you, that our struggle continues and I will always be by your side"...."Trust and integrity of the leaders are fundamental to the future of a country or a government or, in our case, SAPP as a serious political party of the future"

------------

Send us yours to publish

2011 June 17 - Kota Kinabalu and Penampang Zone Youth Gathering

Geran komunal perlu penjelasan serius

TENOM, Jun 20, 2011: Timbalan Ketua Pergerakan Pemuda Parti Maju Sabah (SAPP) CLC Melalap Roger Stimin 32, (gambar) sependapat dengan soalan soalan yang diajukan oleh para peserta dialog Inkuiri tanah adat yang dikendalikan SUHAKAM kususnya berhubung status geran komunal didewan Seri Antanom pada Sabtu.

Katanya, beliau bimbang bahawa kemunculan geran komunal yang tidak disenangi masyarakat disitu menjadi suatu kekangan dan halangan bagi penduduk terbabit untuk menikmati keselesaan dan kebesan penerokaan penghidupan ditanah tumpah darah mereka sendiri.

"Tidak dinafikan bahawa kerajaan mempunyai obligasi untuk membangun masyarakat yang terpinggir supaya berada dilandasan arus sosio ekonomi yang mampan," kata beliau ketika memberitahu Harian Ekspress pada Sabtu.

"Meskipun program geran berkelompok seperti geran komunal menjadi pilihan tetapi rakyat harus diberi kefahaman lebih mendalam mengenainya termasuk jaminan kerajaan berhubung status pemilikan," tambah Roger lagi yang juga salah seorang Peguam.

Roger berkata demikian sebagai mengulas tindakan beberapa peserta dialog ketika Inkuiri tanah adat orang asal/asli anjuran SUHAKAM dimana para peserta terutamanya dikawasan Mukim Rundum dan Kg Imahit menyatakan keengganan mereka menerima geran komunal seperti yang diumumkan ketua Menteri abah Datuk Seri Musa Haji Aman pada baru baru ini.

Tegasnya lagi, status geran komunal merupakan satu geran berkelompok bersifat sementara dimana ianya tidak mempunyai “Status ownership" yang menyulitkan para peserta menggadaikan/memajak tanah milik mereka itu ke mana mana institusi perbankan untuk mendapatkan pusingan modal.

Dalam konteks itu tambah Roger, pihak kerajaan harus mengambil langkah langkah lain yang dirasakan lebih selamat dan sesuai untuk memujuk penduduk terbabit supaya menyertai program geran berkelompok bersandarkan ketelusan sebagai tawaran yang lebih berkonfiden untuk penduduk tidak menolak usaha kerajaan itu.

"Kalau di Semenanjung misalnya, penduduk orang asli telah menerima program ini dan diberi geran komunal yang mempunyai data data tambahan sebagai pra syarat yang meliputi jangka hayat geran tersebut dan insentif atau kemudahan kewangan sebagai bantuan kepada mereka untu mengusahakan tanah tanah mereka," jelas Roger.

Beliau menambah, penduduk yang sudah digeruni dengan pelbagai masalah yang melepaskan mereka daripada hak asasi tanah NCR yang telah didiami mereka sejak turun temurun sudah tentu terlau sukar bagi mereka mempercayai bahawa usaha kerajaan itu baik secara jangka panjang.

"Kerajaan perlu ada pasukan petugas khas memantau selain memberi penjelasan yang seluas luasnya program itu sebelum dilaksanakan…pasti penduduk menerimanya jika mereka faham," kata Roger lagi.

Oleh: Mail Mathew
New Page 1

SAPP Policies

SAPP's 17 point Manifesto - Sabah deserves better in terms of more equitable distribution of opportunities, in social, economic and infrastructural development and a better quality of life. [BM][Chinese]

SAPP's Economic Plan for Sabah - SAPP aims to achieve economic prosperity and financial self-reliance for Sabah. Version in [BM] [Chinese]

SAPP's Land Reform Policy - To promote and protect the rights and interests of local natives and other citizens in Sabah [BM][Chinese]

On Oil Royalty - SAPP is not giving up its struggle for more oil royalty payment for Sabah.

SAPP's Eight (8) Points Declaration - Whereas our mission is to establish a trustworthy govt and a progressive ...

SAPP's 14 point memo in 2006 - Time for Direct Preventive Actions

SAPP Constitution (booklet)

Our Sabah..

Books on ....
RCI Report on Immigrants in Sabah
The Birth of Malaysia
Malaysia Agreement Article 1-11
The Original Agreement of Malaysia
Heroes of Kinabalu 神山美烈誌
Schedule 9 of the Federal Constitution

more on ...
Twenty points safeguard
20 Perkara
Illegals & IC issues
Bernas Monopoly
No to coal-fired plant
Sabah Gas pipeline
3 million acres oil blocks ceded
The Formation of Msia & Devt in Sabah
Proclamation of Msia 1963...details
Restore Sabah's right to appoint JCs,
Ex-minister: Review 20-point
Supply Sarawak power to Sabah...
Sedition Act 1948
Continental Shelf Act 83 (1966)
Petroleum Development Act 144 (1974)
Petroleum Oil Agreement (1976)

More....


SAPP bid to discuss Sabah claim rejected
Take action against anti-Malaysia elements
Call for Philippines Consulate in Sabah
Get the RM1 billion and solve the QEH debacle
SAPP's objection of coal-fired plants in Sabah
SAPP: Explain the RM 601 loan to KL company
The missing billion ringgit "special grant"
SAPP on SEDIA Bill 2009
SAPP supports the call for the abolishment of Cabotage Policy
Probe illegals having Mykad also
Political Autonomy for Sabah
Sabah Schools still awaiting share of RM30 million
Special fund: Eric wants ACA probe
Oil royalty: SAPP not giving up
Scrap Bernas monopoly on rice
More News in Search Archive.....

------------------------------------------------------- More Updates -----------------------------------------------------------------



Copyright (C) 1996-2015 Sabah Progressive Party (R) All Rights Reserved
Pages maintained by Sabah Progressive Party